UCAN Indonesia Catholic Church News

Menuju deklarasi Washington DC tentang HIV/AIDS

16/07/2012

Menuju deklarasi Washington DC tentang HIV/AIDS thumbnail

 

Dukungan global terus digalang menjelang berlangsungnya  Konfrensi  HIV/AIDS di Washington DC, ibukota Amerika Serikat pada 22-27 Juli 2012.

Konferensi bertajuk ‘Bersama Membalikan Arus” ini diharapkan melahirkan  Deklarasi Washington DC  sebagai upaya mengakhiri epidemi AIDS di dunia.

Konferensi ini akan dihadiri sekitar 25.000 delegasi, termasuk para profesional HIV, aktivis, pemimpin berbagai negara, dan orang dengan HIV/AIDS atau ODHA.

Deklarasi Washington DC nantinya akan menyerukan sejumlah aksi melawan HIV/AIDS, termasuk pencegahan HIV,  pengobatan dan perawatan ODHA  sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia, serta mengakhiri stigma, diskriminasi, menegakan sanksi hukum atas pelanggaran HAM terhadap ODHA, mengingkatkan  pelayanan test HIV dan konseling.

Aksi global juga mendorong pengobatan untuk semua perempuan hamil dan menyusui yang hidup dengan HIV,  sekaligus mengakhiri penularan HIV dari ibu ke bayi.

Semua orang,  ilmuwan, politisi, selebriti dan semua warga masyarakat yang peduli  bisa berpatisipasi menandatangani deklarasi pada situs www.dcdeclaration.org atau www.2endaids.org .

”Sekarang kita memiliki pengetahuan untuk mulai mengakhiri AIDS di kehidupan kita,” tegas ketua Konferensi AIDS 2012  sekaligus presiden Masyarakat AIDS Internasional Dr Elly Katabira seperti dilansir kbr68h.com.

Namun, Katabira menambahkan kemajuan ilmu pengetahuan  dan potensi respon global  yang  luar biasa terhadap AIDS ini, sedang  menghadapi masalah keuangan. Ini terkait krisis global. Padahal catatan badan PBB untuk  HIV/AIDS (UNAIDS), hampir setengah  ODHA berada di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah.

Sementara wakil ketua konfrensi AIDS 2012 dari General Hospital di   San Francisco, Diane Havlir, mengatakan dunia masih membutuhkan  obat dan vaksin, agar dapat menyelamatkan jutaan nyawa.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya mengedepankan hak asasi manusia. “Sangat penting menjunjung tinggi hak asasi manusia dan martabat  orang dengan HIV/AIDS atau ODHA serta melibatkan mereka sepenuhnya dalam upaya ini.”

Akses pengobatan sejak 1995 setidaknya mampu menghindarkan 2,5 juta kematian akibat HIV/AIDS.

Sementara  infeksi baru tahun 2010  tercatat berjumlah 2,7 juta, angka  21% di bawah angka di puncak epidemi tahun 1990. Sayangnya  jika satu orang berobat, ada potensi  dua lagi yang terinfeksi.

Pada akhir tahun 2010, 34 juta orang diperkirakan hidup dengan HIV di seluruh dunia, meningkat 17% dibanding  tahun 2001. Karena itu sangat penting bagi orang di seluruh dunia untuk berdiri bersama membalikan arus  untuk mengakhiri epidemi  HIV/AIDS.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online