UCAN Indonesia Catholic Church News

HKBP Filadelfia dan GKI Yasmin rayakan Hari Natal di depan Istana Presiden

26/12/2012

HKBP Filadelfia dan GKI Yasmin rayakan Hari Natal di depan Istana Presiden thumbnail

 

Ratusan jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia-Bekasi dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin – Bogor menggelar kebaktian Hari Natal di depan istana presiden di Jakarta, Selasa (25/12), berhubung mereka mendapat penolakan untuk beribadah di tempat yang akan dipakai untuk membangunan gereja mereka.

Pendeta Palty Panjaitan, pimpinan jemaat HKBP Filadelfia mengatakan pada saat hendak mengadakan kebaktian Malam Natal, Senin (24/12) malam, mereka dilempari dengan telur busuk, air kencing dan kotoran hewan oleh sekelompok massa intoleran . Akibat kejadian itu, mereka kemudian merayakan Malam Natal di dekat kantor polisi di Bekasi.

Sementara itu, jemaat GKI Yasmin merayakan Malam Natal secara sembunyi di rumah salah satu jemaat, setelah mereka mendapat penolakan saat mencoba datang ke tempat bangunan Gereja yang masih disegel.

“Karena alasan itulah, kami memilih datang ke sini, sambil berharap Presiden SBY memperhatikan persoalan kami.” Kata Pendeta Panjaitan kepada ucanews.com.

Ia menceritakan, sebelum ke istana, jemaat kedua gereja sempat mendatangi lagi tempat pembangunan gereja mereka, namun mereka mengalami penolakan yang sama.

Panjaitan menjelaskan, mereka kecewa lantaran dalam peristiwa pelemparan oleh massa intoleran, polisi yang berada di lokasi tidak mempu menghentikan pelaku.

“Sebagian jemaat memang membawa payung sehingga sedikit terlindungi. Tapi umumnya terkena, termasuk anak-anak. Kami sendiri tidak bisa menghindar, kondisinya sudah gelap. Saya sendiri kena telur busuk di bagian bahu dan juga air kencing”, jelasnya.

Maruli Tuarajagukguk dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menilai, dalam peristiwa ini, polisi tampak secara jelas berada di pihak kelompok intoleran.

“Bagaimana bisa dipahami, polisi tdk bisa berbuat apa-apa di hadapan kelompok yang dengan seenaknya menyerang dan melempari jemaat”, katanya.

Namun, tuduhan ini disangkal oleh Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto. Ia mengatakan, polisi tidak melakukan pembiaran tetapi telah berupaya melakukan pengamanan.

Menyikapi insiden ini, Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, persoalan yang dialami oleh jemaat HKBP Filadelfia adalah persoalan izin mendirikan bangunan (IMB). Karena itu, menurutnya, jemaat gereja tersebut sebaiknya menyelesaikan persoalan administrasinya.

“Ya, kalau IMB-nya belum terpenuhi, ya, selesaikan. Jangan ribut-ribut kayak begini. Enggak bagus, bisa menimbulkan kesalahpahaman”, katanya.

HKBP Filadelfia telah mengajukan permohonan pendirian gereja pada tahun 2007. Bulan Desember 2009, pemerintah kabupaten mengeluarkan larangan pendirikan gereja mereka.

Namun, pada bulan Juli tahun lalu Mahkamah Agung (MA) membatalkan keputusan tersebut dan mengatakan gereja itu telah memenuhi syarat untuk dibangun.

Namun, hingga kini, bupati tetap saja tidak memberikan izin, meski berbagai upaya telah dilakukan.

Hal yang hampir sama dialami oleh GKI Yasmin. Tahun 2008, Kepala DinasTata Kota dan Pertamanan Bogor Yusman Yopi membekukan IMB gereja mereka, setelah sebelumnya IMB diberikan oleh Walikota Bogor Diani Budiarto pada 2006. Alasannya, ada keberatan dari forum ulama dan ormas islam se-kota Bogor.

Tahun 2010, Mahkamah Agung menyatakan, pembekuan IMB itu dicabut. Dalam putusannya, MA menolak permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan Pemkot Bogor terkait IMB. Keputusan MA juga didukung Komisi Ombudsman. Namun demikian, putusan itu belum ditaati hingga kini.

Ryan Dagur, Jakarta

  • Bernardus Wato Ole

    kepada teman-teman jemaat HKBP Filadelfia dan GKI Yasmin diharapkan bersabar dan tidak emosional. Selesaikan segala persoalan administrasi pendirian gereja tersebut dan saya yakin akan diperhatikan. Beberapa gereja Katolik di Jabotabek mengalami nasib yang sama, namun tetap bersabar sambil terus berusaha disertai doa. Gereja St. Barnabas Pamulang misalnya menunggu izin hampir 20 tahun.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online