UCAN Indonesia Catholic Church News

Berkaca kasus jubir FPI, etika dialog di TV harus dibenahi

02/07/2013

Berkaca kasus jubir FPI, etika dialog di TV harus dibenahi thumbnail

 

Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) Bambang Wibawarta menilai harus ada aturan dan etika yang lebih ketat bagi media televisi untuk menyiarkan program dialog secara langsung (live).

Hal itu menyusul terjadinya insiden Panglima Komando Laskar Islam Front Pembela Islam (FPI) Munarman yang menyiram sosiolog Thamrin Amal Thomagola di tengah diskusi “Apa Kabar Indonesia Pagi” di TVOne, Jumat (28/6/2013).

Bambang menilai etika berdiskusi yang diterapkan oleh media televisi apalagi secara langsung masih belum dikembangkan dengan baik. Kejadian insiden tersebut, kata Bambang, bisa terjadi di balik kamera maupun di luar kamera.

“Terlepas dari semua itu, di dalam media televisi belum ada etika berdiskusi. Belum dikembangkan dengan baik. Jadi ini bisa terjadi di luar kamera, bisa terjadi hal yang sama. Tak ada kesadaran bahwa acara ini dinikmati orang di dunia,” ujar Wakil Rektor UI Bidang Pendidikan ini, di Kampus UI Depok, belum lama ini, seperti dilansir sindonews.com.

Bambang menambahkan, citra suatu bangsa dan negara dibentuk oleh media juga. Setiap MC atau pembawa acara dan moderator, lanjut Bambang, harus bisa menengahi setiap dialog, bukan memperuncing dialog.

“Kita coba duduk bersama, jangan diatur dari pemerintah. Kan ada organisasi perkumpulan Pemred, PWI, AJI. Moderatornya juga harus lebih bisa menengahi, kan pasti ada dinamika di dalam dialog itu, yang bisa merasakan adalah narsum yang bersangkutan. FPI kan di belakangnya ada gerbong, Pak Thamrin juga harus ada yang disampaikan. Apa yang terjadi di depan kamera dan di luar kamera bisa sama,” ungkapnya.

Bambang mempersilakan jika kasus tersebut dibawa ke ranah hukum sebab hal itu menyangkut hak individu. Selama ini, lanjutnya, banyak etika atau kode etik jurnalistik yang terkadang diabaikan oleh media.

“Soal menuntut ke ranah hukum, itu haknya individu, damai di luar juga bisa kalau bisa dibicarakan. Tetapi, substansinya tetap disampaikan. Setiap orang kan punya pandangan tentang satu hal, jadi harus menghargai,” tandasnya.
 

 Foto: kompas

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online