UCAN Indonesia Catholic Church News

Survei: Rapor kinerja polisi di mata publik

03/07/2013

Survei: Rapor kinerja polisi di mata publik thumbnail

Ilustrasi

 

Mayoritas warga Indonesia menyatakan puas atas kinerja kepolisian dalam memberantas terorisme namun menilai Polisi belum maksimal dalam hal menangani kasus korupsi dan penegakkan Hak Asasi Manusia.

Demikian terungkap dalam hasil survei Media survei nasional (Median) bertema Kinerja Kepolisian, KPK, dan Budaya Korupsi, yang dikeluarkan, Selasa (2/7), seperti dilansir beritasatu.com.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan mayoritas publik merasa puas dengan kinerja Kepolisian dalam memberantas kriminalitas.

Sebanyak 85 persen merasa puas dengan kinerja polisi dalam memberantas terorisme, 65,1 persen publik puas dalam pemberantasan narkoba, dan 60 persen menilai polisi berhasil dalam memberantas pornografi.

“Publik hanya meragukan kinerja polisi dalam menangani dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) oleh aparat,” ujar Rico.

Dalam persoalan ini, mayoritas publik atau 42,7 persen merasa kecewa, sementara yang puas 40 persen.

Publik pun masih meragukan kinerja polisi dalam menangani aksi kejahatan yang melibatkan pejabat negara. 42,8 persen kecewa,35 persen puas, dan 22,2 persen mengatakan tidak tahu.

“Titik terendah publik pada polisi adalah terkait dengan persoalan korupsi. Hanya 30 persen yang merasa puas terhadap kinerja polisi dalam menangani kasus ini, dan sebanyak 57, persen mengaku tidak puas,” jelas Rico.

Survei digelar pada 19-25 Juni 2013 dengan melibatkan 1.100 responden yang tersebar di 33 provinsi. Tingkat kepercayaan survei ini adalah 95 persen, dengan margin of error plus minus 2,87 persen.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online