UCAN Indonesia Catholic Church News

Dua siswi Indonesia ikuti peringatan Malala Day di PBB

08/07/2013

Dua siswi Indonesia ikuti peringatan Malala Day di PBB thumbnail

Meneg PP Linda Gumelar menyematkan pin merah putih.

 

Dua siswi dari Indonesia, Nurul Indriyani dan Dina Chaerani, akan mengikuti acara peringatan Malala Day, di kantor pusat PBB, New York, Amerika Serikat, pada 12 Juli 2013.

Malala Day merupakan hari peringatan ulang tahun Malala Yousafzai, gadis asal Pakistan yang ditembak kelompok Taliban di Pakistan, karena aktif berkampanye untuk persamaan hak bagi pendidikan, termasuk bagi perempuan. Tahun ini Malala genap berusia 16 tahun.

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar, menyampaikan rasa bangganya karena ada perwakilan siswi Indonesia yang berpartisipasi dalam acara tersebut.

“Semangat Malala harus juga menjadi daya dorong bagi masyarakat Indonesia, dalam memperjuangkan pendidikan bagi semua anak, termasuk anak perempuan,” katanya saat menerima Nurul dan Dina, di Jakarta, Kamis (4/7/13), seperti dilansir kompas.com.

Nurul dan Dina diundang hadir di acara Malala Day, karena partisipasi aktifnya dalam mengampanyekan perluasan akses pendidikan bagi anak-anak. Nurul Indriyani (16 tahun) merupakan Duta Because I Am A Girl (BIAAG) Plan Indonesia, yang mengkampanyekan pemberdayaan anak perempuan di Indonesia.

Sedangkan Dina Chaerani merupakan anak dampingan Plan Indonesia untuk kampanye Learn Without Fear (Balajar tanpa Rasa Takut) melalui kegiatan sepakbola.

Dalam kesempatan itu, Menneg PP/PA menyematkan pin merah putih kepada Nurul dan Dina yang akan bertolak ke Amerika Serikat, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Indonesia atas terpilihnya kedua anak tersebut di perayaan Malala Day.

“Tolong sampaikan salam saya kepada Malala. Perjuangan Malala mampu menginspirasi banyak orang di Indonesia,” ujar Linda.

Mengenai perluasan akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia, Linda menjelaskan bahwa mulai tahun 2013-2014, pemerintah memperbesar anggaran bantuan bagi siswa dari keluarga tak mampu.

Di Indonesia, sebanyak 527.850 anak atau 1,7 persen dari 31,05 juta anak usia Sekolah Dasar putus sekolah setiap tahunnya.

Putus sekolah di jenjang SD itu terutama faktor ekonomi. Ada anak yang belum pernah sekolah, ada yang putus di tengah jalan karena ketiadaan biaya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online