UCAN Indonesia Catholic Church News

Paus Fransiskus disambut baik media Cina

14/08/2013

Paus Fransiskus disambut baik media Cina thumbnail

 

Media Cina melaporkan tentang Paus Fransiskus sebagai seorang yang “tulus, obyektif” dalam empat bulan pertama masa kepausannya “dan itu luar biasa”, demikian John Kardinal Tong Hon, uskup Hong Kong.

Laporan media Cina adalah “netral”, kata kardinal itu selama kunjungannya baru-baru ini ke Roma.

Paus Fransiskus “telah memberikan kesan yang baik” di mata umat Katolik Cina, katanya.

Dia ingat ketika ia kembali ke Hong Kong setelah konklaf pada Maret lalu “banyak orang” datang kepadanya di gereja, atau menghentikannya di jalan, menyampaikan “rasa syukur bahwa para kardinal memilih seorang Paus yang baik tersebut”. Mereka mengatakan kepadanya, “Ini merupakan berkat Tuhan bagi kita”.

Kardinal Tong adalah satu-satunya kardinal yang memberikan hadiah kepada Paus Fransiskus di Kapel Sistina setelah ia terpilih pada 13 Maret.

Dia mengatakan bahwa pada siang  itu ia yakin bahwa Paus baru akan terpilih sore itu, sehingga ia memasukan patung Santa Perawan Maria dari Sheshan yang terbuat dari perunggu ke dalam sakunya, yang ia bawa dari Hong Kong.

Pada saat kardinal itu menyambut Bapa Suci baru itu, ia mengambil patung dari sakunya dan memberikannya kepada Paus itu, seraya berkata: “Gereja di Hong Kong dan Cina mencintai Anda.”

Kemudian saat ia mencium tangan Paus Fransiskus, Paus juga mencium tangan kardinal itu. “Saya terkejut”, katanya.

Dia mengungkapkan bahwa Paus Fransiskus melakukan hal yang sama ketika ia berpamitan dengan Paus itu saat ia meninggalkan Vatikan untuk kembali ke Hong Kong, dan mengatakan kepadanya, “Gereja di Cina ada di hatiku.”

Kardinal Cina itu percaya Paus Fransiskus telah memulai pelayanannya dengan sangat baik, pendekatan kemanusiaan dan “kepedulian besar kepada orang miskin”.

Dia sangat senang dengan cara Paus Fransiskus berbicara, pada beberapa kesempatan, tentang Cina dan Gereja di Cina, sangat bersahabat, dan dengan cara yang terbuka.

Meskipun kebuntuan terjadi dalam hubungan Sino-Vatikan, kardinal itu optimis tentang masa depan hubungan ini.
 
“Saya selalu optimis. Beberapa orang akan mengatakan bahwa saya naif, tapi saya optimis bahwa dengan kepemimpinan baru di Vatikan dan Beijing maka secara bertahap bisa membantu hubungan di antara Cina dan Takhta Suci,” katanya.

Sumber: Good reception for Pope Francis in China press

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online