UCAN Indonesia Catholic Church News

Beatifikasi pertama untuk martir Korea Utara

15/08/2013

Beatifikasi pertama untuk martir Korea Utara thumbnail

 

Dua kali sebulan sekretariat negara Vatikan menerbit perubahan-perubahan pada Annuario Pontificio (Buku Tahunan Kepausan) untuk tahun ini.

Pada 1 Juli lalu buku tahunan itu mencantumkan berita yang menarik di salah satu negara yang paling sulit ditembus dunia, yakni Korea Utara, yang secara berkala menjadi berita utama internasional terkait penggunaan senjata nuklir yang berbahaya.

Berita itu menyatakan bahwa Takhta Suci akhirnya mengakui kekosongan Keuskupan Pyongyang, setelah kematian uskupnya, Mgr Francis Borgia Hong Yong-ho.

Uskup itu lahir pada 12 Oktober 1906. Ia ditahbiskan sebagai imam pada 25 Mei 1933, diangkat Vikaris Apostolik oleh Paus Pius XII pada 24 Maret 1944, dan ditahbiskan pada 29 Juni.

Namun, berita tersebut tidak terkait uskup itu yang wafat pada usia lebih dari 106 tahun, yang akan menjadi catatan, tapi Annuario itu tidak lagi mencantumkan nama Uskup Hong, yang beberapa dekade sebagai kepala Ordinariat Pyongyang, tapi dengan spesifikasi karena ia dianggap telah “hilang.”

Fakta bahwa Uskup Hong, salah satu dari 166 klerus yang dibunuh atau diculik dalam perjalanan dan mengalami penganiayaan mengerikan di Korea Utara pada akhir tahun 1940-an menyusul munculnya rezim komunis Kim Il-sung.

Oleh karena itu, selama lebih dari 60 tahun tidak ada lagi yang mengetahui tentang keberadaan uskup itu, tetapi Takhta Suci tidak pernah melupakannya.

Pada 10 Maret 1962 Paus Johanes XXIII memutuskan untuk menaikan status dari Vikariat Apostolik menjadi Keuskupan Pyongyang, dengan mengangkat uskup pertama, dan  justru Monsignor Hong yang “hilang”.

Kegigihan Takhta Suci menghidupkan nama uskup yang “hilang” itu selama beberapa dekade – seperti yang dijelaskan oleh Uskup Agung Seoul Nicholas Kardinal Cheong Jinsuk, yang kini emeritus, bahwa  “sikap Takhta Suci untuk memperingati kisah itu dan hal itu masih dijalani oleh Gereja di Korea.”

Namun, keputusan yang dilakukan tahun ini yang mengakui kematian Uskup Hong tidak berarti bahwa “kisah” tersebut di Gereja Korea dianggap ditutup. Fakta bahwa para uskup Korea telah meminta Kongregasi Penggelaran Kudus Vatikan dengan “nihil obstat” untuk membuka beatifikasi Uskup Hong dan 80 sahabat martirnya.

Sumber: Beatification beckons for first North Korean saint

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online