UCAN Indonesia Catholic Church News

Presiden: Hormati kebebasan beragama!

16/08/2013

Presiden: Hormati kebebasan beragama! thumbnail

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta kepada semua pihak untuk menghormati kekebasan beribadah setiap warga berdasarkan agama dan kepercayaan masing-masing seperti diatur dalam Konstitusi. Tidak dapat dibenarkan, kata Presiden, jika seseorang atau kelompok memaksakan keyakinannya kepada yang lain.

“Apalagi disertai dengan ancaman, intimidasi, dan tindakan kekerasan,” kata Presiden dalam pidato kenegaraannya menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 di sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah di Gedung Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2013), seperti dilansir Kompas.com.

Presiden menilai, secara umum hubungan antarkelompok dan golongan masih terjaga. Namun, Presiden mengaku prihatin masih terjadinya sejumlah insiden intoleransi dan konflik komunal. Di antaranya bahkan disertai dengan kekerasan.

Sebenarnya, kata Presiden, semua dapat dicegah apabila semua pihak, baik jajaran pemerintah, tokoh agama, sosial, budaya mengambil tanggung jawab bersama dan mengedepankan dialog. Mereka juga diminta menyebarkan nilai-nilai toleransi dan prinsip hidup berdampingan secara damai.

“Kita tidak mungkin menghilangkan perbedaan karena perbedaan merupakan ciri dari masyarakat majemuk. Yang perlu kita lakukan adalah mencegah perbedaan itu menjadi konflik yang berujung pada kekerasan,” kata Presiden.

Presiden menambahkan, ketika gelombang radikalisme dan ekstrimisme terjadi di banyak belahan dunia, Indonesia harus tetap mampu mengelola kemajemukan kita. Yang diperlukan dalam hal ini adalah sinergi dan kerja sama yang baik antarpemerintah, para pemimpin agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat luas.

Seperti diberitakan, kasus-kasus intoleransi di Indonesia masih menjadi sorotan publik, bahkan internasional. Beberapa kasus belum terselesaikan seperti kasus GKI Yasmi di Bogor, HKBP Filadelfia di Bekasi, dan yang tengah disorot masalah Syiah di Sampang, Madura.

Bahkan, dalam proses rekonsiliasi di Sampang yang dilalukan pemerintah, terjadi pemaksaan keyakinan terhadap warga Syiah. Mereka diminta meninggalkan keyakinannya alias bertobat dengan ancaman.

Foto: demokrat.or.id

  • Matias

    Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Persoalan Intoleransi sudah berlangsung lama. Bukan baru sekali ini aja. ‘Blusukan’ seperti Jokowi, tanya Bupati dan Camatnya kerja atau tidak mereka. Sudah jelas-jelas wali kota dan jajarannya yang intoleransi, kenapa tidak ditindak tegas. Jangan pidato doang. Bosan kami lihatnya. Tidak ada pengaruhnya apa-apa. Tidak pernah ada action nyata dari Bapak.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online