UCAN Indonesia Catholic Church News

Polisi tingkatkan pengamanan menjelang peringatan kekerasan sektarian

21/08/2013

Polisi tingkatkan pengamanan menjelang peringatan kekerasan sektarian thumbnail

Sebuah gereja yang dirusak selama konflik sektarian di Kandhamal

 

Para pejabat distrik Kandhamal, negara bagian Orissa, India telah meningkatkan pengamanan di daerah sensitif itu menjelang peringatan kekerasan sektarian tahun 2008 di mana lebih dari 100 orang Kristen dibunuh oleh massa Hindu, yang lain cedera atau diserang secara seksual.

“Kami telah mengerahkan polisi … untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan,” kata N. Tirumala Nayak kepada ucanews.com.

Nayak, pejabat tinggi pemerintah di distrik itu, mengatakan tidak ada ancaman spesifik yang telah dibuat terhadap umat Kristen dan peningkatan penjagaan polisi hanya sebagai tindakan pencegahan.

Distrik ini mengalami kekerasan sektarian selama tujuh minggu yang pecah pada 25 Agustus 2008, di mana ekstrimis Hindu menargetkan komunitas Kristen, menyerang sejumlah wanita termasuk seorang biarawati Katolik, rumah-rumah, gereja-gereja dan panti asuhan milik atau yang dikelola oleh orang Kristen dibakar.

Warga Kristen mengatakan mereka takut atas keselamatan mereka, meskipun ada jaminan dari pemerintah.

“Kami hidup dalam ketakutan. Menurut para perusuh [tahun 2008], siapa saja yang ingin tinggal di sini harus masuk agama Hindu,” kata Kartik Nayak, seorang pemimpin pemuda Kristen di daerah Barakhama, rumah bagi komunitas Kristen.

“Polisi juga sudah mulai berpatroli di daerah kami dan menanyakan apakah ada masalah dari masyarakat lainnya,” tambahnya.

Beberapa orang lain di Barakhama mengatakan mereka takut serangan dari Hindu pada peringatan itu, yang juga memperingati pembunuhan pemimpin Hindu Laxmanananda – sebuah peristiwa yang memicu kekerasan tersebut.

Pemberontak Maois kemudian mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan Laxmananada, tapi orang Kristen tetap dipersalahkan.

“Kaum fundamentalis Hindu ingin membunuh kami. Mereka mengancam kami siang dan malam,” kata Nayak, seraya menambahkan bahwa provokasi sedikit dapat menimbulkan kekerasan.

Barakhama terpukul selama kekerasan tahun 2008. Dua orang tewas dan pemukiman dari semua 322 keluarga Kristen dibakar.

“Kami takut mereka. Mereka membunuh suami saya hanya karena ia adalah seorang Kristen. Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka adalah mayoritas,” kata Loorma Digal, yang suaminya ditembak mati oleh para perusuh.

Namun, Nayak mengatakan ia belum menerima informasi tentang ancaman khusus terhadap komunitas Kristen. “Kami juga memiliki sumber-sumber di lapangan yang terus meng-update untuk kami tentang situasi,” tambahnya.

Meskipun ketakutan, orang Kristen mengatakan mereka akan memperingati peringatan itu dengan damai termasuk lokakarya, pawai dan demonstrasi di ibukota negara bagian Bhubaneswar, kata Pastor Ajay Kumar Singh, koordinator acara peringatan itu.

Pastor Singh menambahkan bahwa pawai dijadwalkan pada 30 Agustus di kota Phulbani, Kandhamal untuk menuntut keadilan bagi para korban kekerasan tahun 2008, yang melibatkan para peserta dari masyarakat sipil, Gereja dan organisasi hak asasi manusia.

Beberapa tersangka telah dihukum selama lima tahun sejak kerusuhan pecah, dan yang lain hanya menerima hukuman ringan.

“Kami akan mengajukan nota tuntutan kami kepada kepala distrik dan gubernur negara bagian itu,” kata Pastor Singh.

Sumber: Police raise presence in Kandhamal Security stepped up for riot anniversary

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online