UCAN Indonesia Catholic Church News

Penolakan lurah beragama Kristen dinilai diskriminasi

22/08/2013

Penolakan lurah beragama Kristen dinilai diskriminasi thumbnail

Susan Jasmine Zulkifli

 

Penolakan sebagian warga terhadap lurah perempuan dan beragama Protestan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dinilai sebagai bentuk intoleransi dan diskriminasi atas dasar jenis kelamin dan agama.

Kasus diskriminasi berlapis tersebut dianggap merupakan ujian kedua bagi pasangan Jokowi-Ahok dalam mengatasi persoalan intoleransi agama di Jakarta.

Sebelumnya, pada Februari 2013, kasus intoleransi di Tambora, Jakarta Barat, juga belum diatasi dengan baik.

“Jokowi-Ahok harus menegaskan posisinya bahwa tata kelola pemerintahan dijalankan berdasarkan Konstitusi RI dan peraturan perundang-undangan,” kata Ketua Setara Institute, Hendardi, Kamis (22/8).

Hendardi menjelaskan, setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk menduduki jabatan tertentu. Jika aspirasi intoleransi warga dipenuhi Jokowi, maka menurutnya, dipastikan virus intoleransi serupa akan menyebar ke berbagai wilayah.

Diberitakan, Pemprov DKI Jakarta akan mempertimbangkan permintaan warga Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, soal penolakan kepemimpinan lurah non-Muslim, Susan Jasmine Zulkifli.

Lurah baru ini merupakan salah satu lurah yang lolos dalam lelang terbuka pemilihan lurah, beberapa waktu lalu, dan telah dilantik pada Juni lalu.

Seperti dirilis The Jakarta Post, Senin (19/8), beberapa warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan menuntut pemerintah DKI Jakarta untuk mengganti lurah mereka yang baru.

Alasan warga adalah karena lurah baru itu non-Muslim, sedangkan kecamatan yang dipimpinnya mayoritas adalah umat Muslim. Jadi adalah sebuah keanehan jika lurah non-Muslim akan menghadiri berbagai aktivitas keagamaan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama juga mengalami penolakan, hanya karena ia berasal dari non-Muslim.

Foto: The Jakarta Post

 

  • johan

    kalau lurah dari PKI (gak beragama) boleh gak ya

  • APN

    Lurah itu kan Pejabat negara, bukan Pejabat agama… piye thoh??? apanya yang harus dipertimbangkan???
    Pak JokoWi dan Pak Ahok harus tegas dan kekeuh dengan keputusannya.

  • mempelai warga kerajaan sorga

    Hanya manusia bodoh yg menolak kepemimpinan yg beda keyakinan, karna manusia tersebut harus di tatar lagi untuk mengerti apa arti Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila supaya paham betul bahwa Negara Indonesia di dirikan bukan oleh satu golongan agama tertentu saja tapi oleh berbagai macam Agama, Suku dan Ras jadi manusia intoleran tersebut harus banyak belajar tentang keberagaman di Indonesia.

  • De Girsank

    Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia bukan negara agama, semakin berilmu berarti semakin tidak bisa menerima keberadaan di luar komunitas mereka, heran ajaran kok begitu,

  • Matias

    Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak mendidik orang untuk menjadi tajam pikirannya dan halus budinya (Tan Malaka) tetapi menjadi orang-orang yang irasional dan bertindak berdasarkan naluri. Nilai-nilai kemanusiaan Universal yang seharusnya menjadi nilai-nilai yang kehendaki Tuhan dan karena itu dijunjung tinggi umat beragama dihancurkan dan diganti dengan cara berpikir primordial yang sebenarnya merupakan sebuah falacy (kesesatan berpikir). Orang tidak lagi membedakan mana yang menjadi ranah agama dan mana yang menjadi negara. Hukum menjadi tidak berdaya di hadapan kesewenang-wenangan, pemaksaan kehendak oleh kelompok-kelompok yang mengaku mengatasmakan golongan atau agama tertentu. Situasi ini membuat kita patut merindukan seoarang pemimpin negara yang tegas dan sungguh negarawan. Bukan pemimpin politik yang sarat kepentingan, peragu dan NATO (No Action Talk Only)

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online