UCAN Indonesia Catholic Church News

Ribuan demonstran berbaris di Manila menentang korupsi

27/08/2013

Ribuan demonstran berbaris di Manila menentang korupsi thumbnail

 

Puluhan ribu orang menentang korupsi dengan berbaris di pusat kota Manila, Filipina kemarin dalam sebuah aksi protes terbesar menentang pemerintahan Presiden Benigno Aquino sejak dia berkuasa tiga tahun lalu.

Bertajuk ‘Million People March,’ aksi itu menuju Luneta Park di kawasan tua Manila, sebuah protes terkait dana “pork barrel” (uang negara yang dipakai untuk membiayai masalah politik dalam pemilu).

Sekitar 80.000 orang berpawai sambil membawa poster-poster dengan slogan-slogan menghapus “Pork Barrel“, yang menyerukan pemerintah untuk menghentikan pemberian dana pembangunan kepada anggota parlemen Filipina, yang dipersalahkan karena korupsi yang merajalela, demikian salah satu dari sejumlah aksi unjuk rasa yang diadakan di Filipina kemarin.

Menyambut kerumunan massa tersebut, Luis Antonio Kardinal Tagle menyerukan “semua orang untuk melihat, mendengar dan mengasihi orang miskin.”

Imam yang juga  aktivis, Pastor Robert Reyes meminta para pemimpin pemerintah untuk mengundurkan diri. “Bagi kalian [legislator], bukannya berusaha meyakinkan kami dengan segala macam penjelasan, sambil bertanya kepada diri Anda sendiri: apakah Anda masih mampu membersihkan diri?”

Sekitar 200 juta peso (US $ 4,5 juta) dialokasikan ke masing-masing 24 senator dan 70 juta peso untuk 294 anggota parlemen majelis rendah negara itu, seharusnya untuk proyek-proyek pembangunan di daerah mereka.

Namun, serangkaian skandal terbaru dan penyelidikan oleh komisi audit pemerintah mengungkapkan dana yang hilang, termasuk beberapa yang dialihkan ke rekening pribadi dengan kurang dari 20 persen dari uang tersebut ditemukan telah digunakan.

Inday Espina-Varona dari kelompok lobi change.org mengatakan bahwa ratusan ribu orang telah menandatangani petisi online menyerukan penghapusan dana tersebut.

Aquino, yang memenangkan pemilihan presiden tahun 2010 dengan platform anti-korupsi, menegaskan janji sebelumnya bahwa ia akan menghukum mereka yang mencuri dana publik saat ia mendesak masyarakat untuk memantau belanja publik.

“Kami tidak akan membiarkan siapa pun yang akan menggunakan dana untuk korupsi,” katanya dalam pidato di Manila, Senin.

“Kami memastikan bahwa kesalahan masa lalu tidak terulang kembali sehingga kita dapat lebih memastikan bahwa uang rakyat digunakan dengan baik,” tambahnya.

Sumber: Thousands march in Manila against corruption

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online