UCAN Indonesia Catholic Church News

Pemuda ASEAN serukan kesetaraan dan perdamaian

30/08/2013

Pemuda ASEAN serukan kesetaraan dan perdamaian thumbnail

 

Sekitar 100 pemuda dari 10 negara Asia Tenggara (ASEAN), Amerika Serikat (AS), Cina, Pakistan, dan Rusia meminta ASEAN dan dunia internasional mempromosikan kesetaraan, perdamaian, keamanan, dan perlindungan hak asasi manusia di ASEAN.  

Seruan itu dinyatakan dalam Deklarasi ASEAN +9 Youth Assembly untuk Masyarakat ASEAN 2015 di Jakarta, Kamis (29/8), seperti dilansir suarapembaruan.com.

Pertemuan pertama para pemuda ASEAN +9 dari 14 negara ini membahas tiga pilar ASEAN yaitu politik keamanan, komunitas ekonomi dan sosial budaya, serta tantangan yang mungkin dijalankan sekaligus peran pemuda dalam masyarakat ASEAN.  

Isu global juga menjadi fokus pertemuan antara lain konflik Suriah, Mesir dan perdamaian Timur Tengah.   Mereka mendesak para pemimpin dunia mendorong rekonsiliasi di daerah-daerah konflik tersebut. 

“Kami mencoba mendorong sejumlah isu untuk menjadi perhatian bagi para pemimpin negara ASEAN seperti korupsi, kesenjangan ekonomi, pelanggaran hak asasi di ASEAN, ketegangan Laut Cina Selatan, serta konflik di Suriah,  Mesir, dan perdamaian Timur Tengah. Deklarasi  ini akan diserahkan kepada presiden RI, Sekretaris Jenderal ASEAN,  dan perwakilan diplomatik negara anggota di Jakarta,” kata Ketua Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Addin Jauharudin.  

Addin melihat minimnya sosialisasi pembangunan masyarakat ASEAN 2015 kepada anak-anak muda. Padahal, menurutnya, anak-anak muda adalah generasi yang dapat membangun  masa depan ASEAN.

“Pemuda sebagai komponen terbesar di ASEAN harus membangun integritas ASEAN dan mewujudkan Komunitas ASEAN 2015. Kami akan menjadi jembatan bagi Komunitas ASEAN dan dunia. Kami ingin memfasilitasi dialog untuk perdamaian dan kemanusiaan, serta  menyuarakan rekonsiliasi di Mesir dan  Suriah,” ucapnya.

Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal  (PDT), Helmy Faishal Zaini menilai,  pertemuan antar pemuda ASEAN seperti ini, sangat  penting dan dibutuhkan dalam pergaulan lingkungan dan kawasan ASEAN, guna membangun perdamaian dan pembangunan ekonomi ASEAN.  

Komunikasi antara para pemuda lintas negara akan membantu pemerintah dalam mediasi komunikasi dan meminimalisasi  kesalahpahaman antarmasyarakat ASEAN, terutama di negara-negara konflik seperti Myanmar dan Pakistan, seperti dalam menyelesaikan masalah perbatasan dan pengungsi Rohingya.

“Akses informasi menjadi kunci dalam komunitas ASEAN sehingga setiap negara dapat saling berkomunikasi dan bertukar informasi. Saya menyarankan pemerintah harus jemput bola karena anak-anak muda menginisiasi pertemuan ini bersama dengan negara-negara AS, Rusia. Ini adalah bagian penting dalam meminimalisasi  kesalahpahaman dan menciptakan kesatuan di masyarakat antarnegara,” katanya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online