UCAN Indonesia Catholic Church News

80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba

02/09/2013

80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba thumbnail

 
Dalam mengatasi permasalahan narkoba tak hanya memberantas dan menangkap para bandar narkoba yang semakin nekat untuk merasuki generasi muda dengan barang-barang haram yang semakin bervariasi, tapi juga bagaimana merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba.

Seperti halnya memberantas peredaran gelap narkoba, merehabilitasi penyalah guna yang saat ini mencapai sekitar 4 juta orang di Indonesia juga memiliki permasalahan kompleks.

Badan Narkotika Nasional (BNN) mengakui rehabilitasi belum mampu menekan jumlah penyalahguna narkotika. Pasalnya, sekitar 80 persen penyalahguna yang sudah direhabilitasi berpotensi untuk kembali menggunakan barang haram.

Dengan kata lain, dari sekitar 18.000 penyalah guna yang mampu direhabilitasi oleh BNN dan instansi lainnya setiap tahun, sebanyak 14.400 penyalahguna yang kembali lagi menggunakan narkoba.

Deputi Bidang Rehabilitasi BNN Dr Kusman Suriakusumah mengungkapkan, masih banyaknya penyalah guna yang kembali mengonsumsi narkoba setelah direhabilitasi lantaran tidak adanya pendampingan pascarehabilitasi. Stigma mereka penyalahguna membuat keluarga yang seharusnya mendukung pemulihan penyalahguna, justru  menolak mantan pengguna.

“Keluarga tidak mau terima dia karena stigma itu. Seharusnya setelah direhabilitasi diciptakan situasi yang kondusif agar mereka kembali ke masyarakat,” kata Kusman seusai Diskusi “Sinergitas BNN dan Media Massa dalam Penyalah Guna Narkoba” di Matraman, Jakarta Timur, belum lama ini, seperti dilansir beritasatu.com.

Dikatakan Kusman, rehabilitasi medis dan sosial hanya satu dari empat tahapan agar seorang pecandu dapat pulih dari ketergantungannya. Rehabilitasi hanya membuat pecandu bebas narkoba (drugfree). Setelah direhabilitasi, mantan pecandu harus mampu menolak ajakan lingkungannya kembali mengonsumsi narkoba.

“Itu semua tergatung lingkungannya. Tak cukup dengan itu, mereka juga harus produktif, mampu mencari penghasilan untuk dirinya sendiri, dan selanjutnya mampu hidup sehat. Setelah empat tahapan itu, baru dikatakan pemulihan total,” katanya.

Untuk itu, kata Kusman, selain merehabilitasi para penyalah guna narkoba, BNN memiliki direktorat yang menangani penyalah guna paska rehabilitasi. Para mantan pecandu ini diberikan pelatihan dan lainnya agar mampu kembali ke masyarakat.

“Mereka harus punya kemampuan tahan banting, dan jejaring sosial. Tugas BNN mengupayakan para mantan penyalah guna bisa kembali kerja,” ungkapnya.

Selain Kusman, turut menjadi pembicara dalam diskusi ini, Kepala BNN, Komjen Anang Iskandar, Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan Primus Dorimulu, dan Direktur Rehabilitasi Sosial korban Penyalahgunaan Napza Kementerian Sosial W Budi Kusumo.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup serukan penghentian kekerasan terkait pilkada
  2. Indonesia segera ratifikasi konvensi anti-penghilangan paksa
  3. PBB bahas perubahan iklim di Jakarta
  4. Pengadilan Bangladesh ancam Human Rights Watch
  5. PS Unika Parahyangan akan tampil dalam konser untuk pembangunan gereja
  6. Lagi, jemaat GKI Yasmin dan HKBP Filadelfia ibadah di depan Istana
  7. Belanda minta maaf secara terbuka atas pembantaian di Indonesia
  8. Paus Fransiskus angkat Sekretaris Negara Vatikan yang baru
  9. 80 persen pasien rehabilitasi kembali menggunakan narkoba
  10. Prihatin krisis Suriah, Paus Fransiskus ajak puasa sehari
  1. Sudah saatnya kita meninggalkan apriori di masa lalu tentang pemerintahan yang k...
    Said Maman Sutarman on 2013-10-11 22:16:00
  2. damai itu indah, damai itu kasih, damai itu sejahtera.... Tuhan menghadirkan ki...
    Said Lerman Simanjuntak on 2013-10-08 13:01:00
  3. menarik juga menyimak pendapat Ali Sina dialamat ini. http://indonesian.alisina....
    Said alex on 2013-10-06 21:48:00
  4. hanya menutupi sebagian kecil kekerasan yg dialami oleh gereja disana, tp lumaya...
    Said De Girsank on 2013-10-02 16:52:00
  5. Bolehlah di contoh Indonesiaku, tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia yang terk...
    Said Stefan on 2013-10-01 13:11:00
  6. Ini adalah bukti nyata dari kegagalan pendidikan di negara ini. Negara ini tidak...
    Said Matias on 2013-09-28 11:38:00
  7. Pak Ahok... Luar biasa. Seruan profetis di tengah pola pikir dan pola tindak ira...
    Said Matias on 2013-09-28 11:15:00
  8. Bapak Presiden yang terhormat. Belajar dong dari Jokowi. Janganlah Gengsi. Perso...
    Said Matias on 2013-09-28 10:50:00
  9. Erta Junaedi : berarti itu agama gak bisa di Indonesia karena negara Indonesia b...
    Said De Girsank on 2013-09-24 08:01:00
  10. seratus untuk ibu ratna s,,GBU...
    Said SILVESTER on 2013-09-20 20:19:00
UCAN India Books Online